Desa Pakis, , 22 Agustus 2023
Pada Program Mahasiswa Membangun Desa (MMD) yang dilaksanakan oleh Universitas Brawijaya, mahasiswa kelompok 491 satu kegiatannya bertajuk “Pengelolaan Sampah organik dan non-organik”. Kegiatan ini dilaksanakan dengan mengundang narasumber dari salah satu warga yang menjadi garda depan dalam hal pengelolaan sampah di desa pakis. Beliau adalah Kepala RT 1 desa Pakis ibu Masriyani Hidayanti. kegiatan yang dilakukan pada tanggal Kamis, 13 Juli 2023, merupakan rangkaian perwujudan poin SDGs Desa nomor 11: Konsumsi dan produksi desa sadar lingkungan dari desa-desa di Desa Pakis, Kec. Durenan, Kab. Trenggalek, Jawa Timur.
Dalam program ini, mahasiswa bekerjasama dengan Perangkat Desa, Babinsa, Babinkamtibmas dan masyarakat desa` demi pelaksanaan kegiatan yang lancar dan terwujud dengan baik.
Pengundangan Ibu Masriyani atau kerap dipanggil Ibu Ani dari Desa Pakis ini didasarkan pada kegiatan yang sehari-hari telah dilakukan oleh beliau, yaitu memilah sampah plastik lalu mengolahnya sesuai prosedur. Harapan kami dengan apa manfaat yang telah diterima beliau bisa menginspirasi serta mengajak warga desa lain untuk menggalakkan pemilahan sampah dan pengelolaan sampah dapat berangsur-angsur lebih baik.
Anggota kelompok 491 MMD-1000D Universitas Brawijaya memilih program Pengelolaan limbah organik dan non-organik, yaitu berupa sosialisasi tentang pemilahan sampah, pengolahan sampah organik dan pengolahan sampah non-organik.
Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Pakis yang bertujuan untuk meningkatkan semangat kepedulian warga terhadap lingkungan dan jiwa kreativitas kepada warga Desa Pakis yang bisa mereka terapkan di kehidupan sehari-hari.
Pelaksanaan kegiatan ini pada dasarnya merupakan Salah satu program yang di inginkan oleh ibu Ani sendiri supaya segera terlaksana di desa Pakis. Pada berlangsungnya kegiatan, Annisa, Tisna, dan Rafi sebagai penanggungjawab program menjelaskan poin-poin dan penjelasan yang mudah dipahami mengenai pengelolaan limbah rumah tangga baik itu organik maupun non-organik sehingga praktis untuk diterapkan pada kehidupan sehari-hari.
Selama kegiatan berlangsung, kami mengadakan sesi talkshow dimana Ibu Ani menceritakan bagaimana beliau mengelola sampah mulai dari memilah lalu mengolahnya, dan apa saja manfaat yang beliau nikmati selama beliau melakukan kegiatan tersebut.
Setelah rangkaikan acara penjelasan materi-materi dari teman-teman, para tamu undangan diberi kesempatan untuk mengajukan pertanyaan dan pendapat mereka. Pelaksanaan kegiatan juga dimaksudkan sebagai ajang perkumpulan dan menjalin tali persaudaraan kelompok 491 bersama warga desa. Menciptakan suasana selama kegiatan yang santai dan menyenangkan.
“Kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah organik dan non-organik memang diperlukan untuk meningkatkan semangat kepedulian akan lingkungan dan manfaat besar yang akan diterima karena hal tersebut. Kegiatan ini memberikan pemahaman tambahan dalam pengelolaan sampah rumah tangga dan informasi bahwa sampah bisa memiliki nilai jual tinggi apabila dikelola dengan baik.” ucap salah satu tamu undangan.
Kegiatan pendidikan digitalisasi tersebut, tidak selesai di situ saja. Selama beberapa malam, Anggi koordinator desa dan anggota MMD 491, bersama Perangkat desa, serta Anggota KKN Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta di desa Pakis mengadakan sinkronisasi demi keberlanjutan dan potensi kolaborasi program kerja selama program mahasiswa di desa pakis masih berjalan. Program kerja di bidang Lingkungan ini merupakan salah satu program yang memilki potensi untuk kolaborasi.
Seiring dengan berjalannya waktu, warga akan mulai tertarik untuk terus mengelola sampah dengan baik. program ini dapat menjadi awalan dalam membangunkan semangat kepedulian warga desa Pakis dalam hal memanfaatkan limbah rumah tangga. Pengelolaan limbah rumah tangga merupakan bentuk utama dalam penyaluran bentuk kepedulian warga terhadap lingkungan.